Info Sekolah
Jumat, 27 Jan 2023
  • SMK NEGERI 1 LOBALAIN Jl. Baa - Busalangga, Dusun Tilonisi, Holoama, Kec. Lobalain, Kab. Rote-Ndao Prov. Nusa Tenggara Timur

4 GURU BESAR UGM KUNJUNGI SMKN 1 LOBALAIN

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Pada hari ini Jumat 14 Oktober 2022 empat guru besar Universitas Gaja Mada (UGM) melakukan kunjungan ke SMK Negeri 1 Lobalain. 4 guru besar UGM disambut dengan tuturan syair selamat datang oleh ibu Novita Sui, S.Pt (guru ATPH) dan tarian tradisional rote oleh peserta didik SMKN 1 Lobalain.

4 guru besar diterima langsung oleh kepala sekolah dan para guru dan pegawai SMK Negeri 1 Lobalain. 4 orang Guru Besar UGM, yang terdiri dari Sekretaris Dewan Guru Besar UGM Prof Dr M Baiquni, MA, Prof Ir Ambar Pertiwiningrum M.Si, Ph.D, IPU, Ph.DF, Prof Ir Alva Edy Tantowi, M.Sc, Ph.D, IPU, ASEAN.Eng, dan Prof Dr Catur Sugianto, MA.

SMK Negeri 1 Lobalain memiliki tujuh kompetensi keahlian yakni Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Kenderaan Ringan (TKR), Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) dan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI). Dari tujuh Kompetensi Keahlian yang ada, tiga Kompetensi Keahlian diantaranya dipersiapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK), yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dan  Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), sehingga focus kunjungan 4 guru besar UGM pada tiga kompetensi tersebut dengan produk keunggulan masing-masing.

Kompetensi Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dengan produk unggulan Virginal Coconut Oil (VCO), Tenteng Kacang Tekeme, Sirup lontar dan produk tambahan adalah Tempe dan Tahu. Dalam diskusi Bersama 4 guru besar dengann tim guru dan siswa kompetensi keahlian APHP, ketua Kompetensi keahlian APHP bapak Imanuel Hakh, S.TP menjelaskan bahwa ada tiga produk unggulan menjadi persiapan jurusan APHP yakni Virginal Coconut Oil (VCO) atau minyak kelapa murni, sirup lontar, dan tenteng kacang tanah (kacang tekeme), dan tempe, tahu sebagai produk tambahan. Lebih lanjut Imanuel Hakh mengatakan jenis produk tersebut dipilih sebagai produk unggulan karena bahan baku mudah diperoleh.

menurut prof Ambar bahwa kalau memang jurusan APHP focus misalnya pada VCO dan Tenteng, sebagai produk unggulan maka jurusan APHP tidak boleh berdiri sendiri tapi harus kerja sama dan terintegrasi dengan jurusan ATPH, artinya jurusan ATPH memback up kebutuhan dari APHP. Sementara Prof Catur berdiskusi langsung dengan salah satu peserta didik an. Aprisa Moy terkait penjualan hasil produksi dari jurusan APHP, Aprisa mengatakan bahwa untuk jenis poroduk tempe dan tahu langsung di jual ke bapak ibu guru, sedangkan minyak kelapa murni/VCO di jula dengan harga Rp. 50.000 per 250 ml.

Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) dengan produk unggulan Bokasi

dalam wawancara prof Ambar dengan peserta didik ATPH terkait pembuatan pupuk Bokasi sebagai produk unggulan, pesrta didik menjelaskan bahwa pupuk bokasi dibuat dari bahan-bahan antara lain pupuk kandang (kotoran sapi dan kotoran kambing) EM4, gula air, daun-daun tanaman (tanaman bunga putih) dan juga dipersiapkan bak penampung.

Dengan proses pembuatan: kotoran hewan dicampur dengan EM4, gula air yang sudah dilarutkan, daun-daun tanaman bunga putih yang dihancurkan, semua bahan tersebut dicampur sampai rata, kemudian ditutup rapat selama 14 hari untuk proses fermentasi/penguraian. Prof Ambar; dari mana mendapatkan kotoran hewan tersebut?

 Ibu Juliana Tungga, S.Pt sebagai ketua kompetensi keahliN ATPH menjelaskan bahwa kotoran hewan diperoleh dari sekitar lingkungan masyarakt yang memiliki ternak sapi maupun kambing. Kami peroleh dengan harga per ton 500.000. lebih lanjut ibu Juliana

mengatakan pupuk bokasi ini akan di jual dan disiapkan sebagai pupuk pada tanaman yang semntara dibudidayakan secara organik. Jenis-jenis tanaman yang dibudiyakan oleh pesereta didik baik kelas X, kelas XI maupun peserta didik PKL kleas XII antara lain, bayam (Amaranthus sp), ketimun (Cucumis sativus), cabe (Capsicum annuum var Grossum, bawang merah (Allium ascalonicum), terong (Solanum melongenae), ubi kayu (Manihot utilisima).

Labu (Cucurbita moschata.L) kacang Panjang (Vigna sinensis), tomat (Solanum lycopersicum.L) dan naga (Hylocereus costaricensis). Harapan prof Ambar sebaiknya siswa yang punya ternak kambing atau sapi bisa membawa kotorannya untuk pembuatan pupuk bokasi. Walaupun di SMKN 1 Lobalain tidak ada jurusan peternakan tetapi baik guru dan siswa punya semangat kreatif untuk mengumpulkan kotoran ternak dari masyarakat untuk membuat pupuk bokasi yang natinya akan digunakan sebagai pupuk bagi tanaman yang dibudidayakan secara organic.                  

Kompetensi Keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) dengan produk keunggulan adalah budidaya ikan lele. Dalam diskusi dengan guru besar UGM, Betry F. P. Ndoen, S.Pi mewakili tim guru Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) menjelaskan bahwa budidaya ikan lele ini dibudidayakan dalam

kolam terpal. Dengan melihat peluang dan minat beli/konsumsi masyarakat cukup tinggi dan kondisi daerah yang sangat mendukung untuk budidaya ikan lele.

Prof Dr M Baiquni, MA menjelaskan bahwa tujuan kunjungan di SMKN 1 Lobalain adalah untuk berdiskusi dengan guru-guru mengenai peran SMK dalam peningkatan kualitas siswa. Khusus SMK memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM muda yang terampil dan siap bekerja, serta membuka informasi bagi para alumni maupun guru SMK bisa melanjutkan kuliah di UGM.

Sementara Prof Ir Ambar Pertiwiningrum M.Si, Ph.D, IPU, Ph.DF mengatakan bahwa kedatangan kami ke SMK Negeri 1 Lobalain dengan komit mendukung SDM yang ada di smk yang nantinya membek up ada 800 lebih siswa, dan setiap tahun kira 200 lebih lulusan pasti bisa mengembangka pertanian khususnya lahan kering yg ada di rote Ndao dan meskipun SMK Negeri 1 Lobalain  belum PK tapi sudah menyiapkan diri untuk menjadi SMK pusat keunggulan yaitu pertanian lahan kering, mudah-mudahan kedepan bisa mewujud benar SMK Pusat Keunggulan. SMK Bisa, SMK Hebat, Vokasi Kuat menguatkan Indonesia;’tandasnya.

Selaku kepala SMK Negeri 1 Lobalain Bapak Kristian Isach, S.Pd menyampaikan terima kasih atas kunjungan 4 guru besar UGM di SMKN 1 Lobalain. Terima kasih atas kunjungan ini, dengan keberadan kami dan tentu sebagai mitra kerja yang dibangun hari ini tentu untuk pengembangan potensi yang ada di daerah kabupten Rote Ndao, khususnya di SMKN 1 Lobalain. Kami berharap menjadi SMK Pusat Keunggulan (PK), semoga harapakan kami terwujud.

SMK Bisa, SMK Hebat. ******(Humas SMKN 1 Lobalain).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar